Benang Tertutup Udara
1.Sentuhan Lembut – Proses jalinan air-jet menciptakan struktur yang lebih longgar antara benang inti (misalnya, spandeks) dan serat selubung (nilon/poliester), sehingga menghasilkan tekstur yang lebih lembut dan lebih tebal dibandingkan dengan benang yang dijahit secara mekanis.
2.Elastisitas yang Baik dan Seragam – Kerusakan minimal pada spandeks selama pemrosesan udara memastikan peregangan dan pemulihan yang sangat baik dan konsisten.
3.Tampilan Penuh & Minim Bulu – Struktur yang saling terkait mengurangi bulu permukaan, memberikan permukaan kain yang halus, bersih, dan memiliki daya tutup yang baik.
4.Daya Serap Udara Tinggi – Struktur jaringan terbuka menciptakan celah mikro, meningkatkan penyerapan kelembapan dan permeabilitas udara pada kain.
5.Kecepatan Produksi Tinggi – Jalur pelapisan udara beroperasi jauh lebih cepat (400–600 m/menit) daripada pelapisan mekanis, sehingga memungkinkan produksi volume tinggi.
6.Biaya Lebih Rendah – Konsumsi energi dan biaya perawatan lebih rendah dibandingkan dengan mesin pelapis mekanis spindel berongga.
7. Pengurangan Selip Benang – Titik-titik jalinan udara mencegah pergerakan relatif antara inti dan selubung, sehingga meningkatkan stabilitas struktural.
